sejutakabar.com – Di Indonesia sekarang ini sudah banyak berbagai jenis musik dan musisi yang sudah kita kenal. Namun apakah kalian juga tahu grup band paling tua pada awal-awal musik di Indonesia?.

6 grup band paling tua di Indonesia

The Tielman Brothers (1945)

6 grup band paling tua di Indonesia
© wikipedia

The Tielman Brothers dipercaya lebih dulu memperkenalkan musik beraliran rock sebelum The Beatles. Aksi panggung mereka dikenal selalu atraktif dan menghibur. Mereka tampil sambil melompat-lompat, berguling-guling, serta menampilkan permainan gitar, bass, dan drum yang menawan. Andy Tielman, sang frontman, bahkan dipercaya telah memopulerkan atraksi bermain gitar dengan gigi, di belakang kepala atau di belakang badan jauh sebelum Jimi Hendrix, Jimmy Page atau Ritchie Blackmore.

Andy Tielman dan seluruh keluarga asalnya dari Timor. Waktu mereka masih kecil nama band mereka The Timor Tielman Brothers. Perjalanan musik The Tielman Brothers dimulai di Surabaya pada tahun 1945, di mana empat kakak beradik laki-laki dan seorang adik perempuannya, Jane, sering tampil membawakan lagu-lagu dan tarian daerah. Kemampuan musik mereka diturunkan dari sang ayah, Herman Tielman, seorang kapten tentara KNIL, yang sering bermain musik bersama teman-temannya dirumahnya di Surabaya.

Anggota :

Andy Tielman – vokal, gitar
Reggy Tielman – gitar, banjo, vokal
Ponthon Tielman – contrabass, gitar, vokal
Loulou (Herman Lawrence) Tielman – drum, vokal
Jane (Janette Loraine) Tielman – vokal
Fauzi (Firdaus Fauzi) Tielman – organ

Koes Plus (1960)

Koes Plus adalah grup musik Indonesia yang dibentuk pada tahun 1969 sebagai kelanjutan dari grup Koes Bersaudara. Grup musik yang terkenal pada dasawarsa 1970-an ini sering dianggap sebagai pelopor musik pop dan rock ‘n roll di Indonesia. Sampai sekarang, grup musik ini kadang masih tampil di pentas musik membawakan lagu-lagu lama mereka, walaupun hanya tinggal Yon yang aktif.

Baca Juga  Mari Detox tubuh dengan Kunyit

Lagu-lagu mereka banyak dibawakan oleh pemusik lain dengan aransemen baru. Sebagai contoh, Lex’s Trio membuat album yang khusus menyanyikan ulang lagu-lagu Koes Plus, Cintamu T’lah Berlalu yang dinyanyikan ulang oleh Chrisye, serta Manis dan Sayang yang dibawakan oleh Kahitna.

The Mercys (1969)

The Mercy’s adalah sebuah grup musik asal Indonesia yang dibentuk di Medan pada tahun 1969 dan sempat populer di era 1970-an.

Boidata :

Terbentuk :  1969 Medan, Indonesia
Tahun aktif : 1969-1978
Perusahaan rekaman  : Purnama, Remaco, Lolypop

Anggota

Erwin Harahap
Rinto Harahap
Reynold Panggabean
Charles Hutagalung
Albert Sumlang

Mantan anggota

Iskandar
Rizal Arzad

Band 4 Nada (1966)

Setelah merekam lagu-lagu ciptaannya dengan penyanyi Tety Kadi di Remaco, tahun 1967, A. Riyanto mendirikan band 4 Nada pada tahun 1969. Band 4 Nada (Empat Nada) ini telah dirintisnya sejak tahun 1966 sejak masih di band Zaenal Combo. Beranggotakan A. Riyanto pada keyboard, ”’Nana Sumarna”’ (Bass), ”’Eddy Syam”’ (Gitar) dan ”’M. Sani”’ (Drum). Selain dipimpin A.Riyanto,tampuk komando kedua dalam Empat Nada adalah Hasanuddin, yang juga dikenal sebagai karyawan di Remaco yang dipimpin Eugene Timothy.

Group ini spesialis menjadi band pengiring di perusahaan rekaman Remaco dalam merekam lagi-lagu artis penyanyi solo sejak 1969-1972. Empat Nada banyak mengiringi artis artis tenar seperti Broery Marantika, Trio Bimbo, Tetty Kadi, Muchsin Alatas, Titiek Sandhora, dan banyak lagi. Disamping itu Empat Nada juga sempat merilis beberapa album Instrumentalia. Saat itu A. Riyanto sudah masuk daftar komposer kreatif yang produktif. Hingga tahun 1972 A. Riyanto mengaku telah menulis 300 lagu.

The Rollies (1967)

The Rollies adalah sebuah grup musik jazz rock, pop, soul funk asal Indonesia yang dibentuk di Bandung pada tahun 1967 dan sempat populer di era 60-an sampai dengan akhir 90-an. Para personelnya antara lain terdiri dari Bangun Sugito (vokal), Delly Joko Arifin (keyboards/vokal), dan Teungku Zulian Iskandar (saxophone).Benny Likumahuwa (trombon) dan Bonny Nurdaya (gitar) Oetje F Tekol (bass), Jimmy Manoppo (drum), Didit Maruto (Trumpet) dan juga pendiri dan mantan personelnya almarhum Deddy Stanzah dan Iwan Krisnawan.

Baca Juga  7 Jenis macam bubur dari berbagai negara.

The Rollies terbentuk atas gagasan Deddy Sutansyah yang kemudian lebih dikenal sebagai Deddy Stanzah. Di pertengahan era 60-an Deddy mengajak seorang drummer, Iwan Iskandar, dan gitaris, Tengku Zulian Iskandar Madian, dari kelompok Delimas serta Delly dari kelompok Genta Istana. Deddy lalu memilih nama Rollies sebagai identitas baru dari nama bandnya itu.

Rollies itu berasal dari jenis rambut mereka berempat. Kebetulan Deddy dan Iskandar berambut roll (keriting), sedangkan Delly dan Iwan berambut lurus. Kemudian disingkat menjadi rollies, Saat pertama terbentuk The Rollies sering membawakan repertoar lagu-lagu dari grup musik luar negeri di antaranya seperti The Beatles, Bee Gees, The Rolling Stones. Pada saaat itu memang eranya British Invasion. Kemudian di penghujung tahun 1967 Bangun Sugito, alias Gito Rollies, mulai bergabung bersama The Rollies sebagai vokalis. Di grup musik sebelumnya, Gito sering membawakan lagu-lagu dari Tom Jones, Engelbert Humperdink, dan sejenisnya. Namun kemudian Delly memintanya untuk mencoba membawakan lagu-lagu karya James Brown dan ternyata memang cocok. Kemudian The Rollies mulai banyak memainkan lagu-lagu karya James Brown tersebut.

Bimbo (1967)

Bimbo adalah sebuah grup musik asal Bandung Indonesia yang didirikan sekitar tahun 1967. Personel Bimbo terdiri atas tiga bersaudara kakak beradik Sam Bimbo, Acil Bimbo, dan Jaka Bimbo. Dan dalam perkembangannya kemudian ditambah oleh adik perempuan mereka Iin Parlina. Mereka bersenandung tentang cinta. Bercanda dalam lagu, mulai soal kumis, tangan, mata, sampai calon mertua atau membuat satire sosial. Tetapi, Bimbo juga bicara tentang Tuhan lewat lagu Tuhan.

Asal Bandung : Jawa Barat, Indonesia
Genre : Pop, Pop Rohani, Melayu, Dangdut, Pop Sunda, Keroncong
Label : ”’Polydor”’ / Fontana Singapura, Remaco, Purnama Record, Flower Sounds, dll
Anggota : Sam Bimbo, Acil Bimbo, Jaka Bimbo, Iin Parlina

TINGGALKAN PESAN

Masukan Komentarmu!
Masukan Namamu disini