Sejutakabar.com – Bulan penuh rahmat dan berkah ini menahan haus adalah yang paling sulit saat menjalankan ibadah puasa. Setelah berbuka puasa kita pasti akan mencari minuman pelepas dahaga yang segar. Kali ini sejutakabar.com mempunyai resep berbuka yang sehat dan segar. Yaitu Cincau segar dan sehat.

Cincau (Hanzi: 仙草, pinyin: xiancao) adalah gel serupa agar-agar yang diperoleh dari perendaman daun (atau organ lain) tumbuhan tertentu dalam air. Gel terbentuk karena daun tumbuhan tersebut mengandung karbohidrat yang mampu mengikat molekul-molekul air.

resep_berbuka_cincau_kopi

Kata “cincau” sendiri berasal dari dialek Hokkian sienchau (Hanzi: 仙草, pinyin: xiancao) yang lazim dilafalkan di kalangan Tionghoa di Asia Tenggara. Cincau sendiri di bahasa asalnya sebenarnya adalah nama tumbuhan (Mesona spp.) yang menjadi bahan pembuatan gel ini.

Cincau paling banyak digunakan sebagai komponen utama minuman penyegar (misalnya dalam es cincau atau es campur). Dilaporkan juga cincau memiliki efek penyejuk serta peluruh.

Bahan Resep Berbuka Cincau Segar dan Sehat :

  1. 100 lembar daun cincau, cuci bersih dan buang tulang daun cincau
  2. 3 sendok makan gula pasir
  3. 600 ml air, hangat

Bahan Santan :

  1. 500 ml santan
  2. 1/2 sendok teh garam
  3. 2 lembar daun pandan, disobek-sobek

Bahan Air Gula Jawa :

  1. 250 gram gula jawa
  2. 2 lembar daun pandan, disobek-sobek
  3. 300 ml air

Langkah Cara Membuat Resep Berbuka Cincau :

  1. Siapkan wadah dan masukkan air dan gula pasir lalu aduk hingga gula pasir larut.
  2. Masukkan daun cincau lalu remas-remas hingga lumat, bergetah dan mulai kenyal.
  3. Siapkan wadah dan saringan. Air cincau segera disaring. Lalu simpan di kulkas selama 20-30 menit.

Cara membuat Santan :

  1. Siapkan panci lalu masukkan santan, daun pandan dan garam.
  2. Aduk perlahan-lahan dan jangan sampai santan pecah.
  3. Gunakan api kecil.
  4. Apabila santan sudah mendidih, matikan kompor.
  5. Dinginkan.
Baca Juga  Menu Berbuka Puasa Dari Berbagai Negara

Cara membuat Air Gula Jawa :

  1. Siapkan panci, masukkan gula jawa dan air.
  2. Masak hingga air mendidih dan gula jawa larut.
  3. Matikan kompor dan saring.
  4. Tes rasa.
  5. Siapkan gelas dan taruh di atasnya cincao hijau, santan, air gula jawa dan es batu.
  6. Siap disajikan.

resep_berbuka_cincau_hijau_santan

Manfaat Mengkonsumsi Resep Berbuka Cincau

1. Obat Anti Inflamasi

Cincau mengandung zat klorofil cukup besar pada daunnya. Zat ini dapat meredakan peradangan yang terjadi akibat bakteri atau kuman pada bagian tertentu. Untuk manfaat ini, daun cincau dapat ditumbuk dan diberi sedikit garam kemudian dioles pada bagian yang sakit 3 kali sehari.

2. Obat Demam

Daun cincau mengandung saponin dan manfaat antioksidan yang berperan untuk menurunkan demam. Minum air rebusa cincau setelah air disaring dua kali sehari.

3. Obat Diabetes Mellitus

Daun cincau memiliki kandungan senyawa berupa bisbenzilsokuinolin dan klorofil yang bermanfaat untuk menstabilkan kadar gula dalam darah. Hal tersebut kemudian akan memperbaiki kinerja hormon insulin pankreas dalam mengatur kadar gula darah. Jika mengkonsumsi air rebusan daun cincau ini secara teratur, sebanyak 200 ml 2 kali sehari.

4. Obat Radang Lambung

Kandungan vitamin C dan manfaat antioksidan dalam daun cincau akan membantu klorofil untuk mengatasi radang lambung yang dialami oleh seseorang yang memiliki kelainan pada asam lambungnya. Senyawa-senyawa tersebut, akan menguatkan otot dinding lambung untuk membunuh bakteri yang menyebabkan penyakit pada lambung. Untuk mengobati radang lambung, dapat mengkonsumsi rebusan daun cincau sebayak 2 kali sehari.

5. Obat Penyakit Hipertensi

Senyawa S-S tetandrin juga bermanfaat untuk mengobati hipertensi. Senyawa ini dapat menyebabkan pelebaran pembuluh darah sehingga darah akan mengalir lebih lancar. Sistem peredaran darah yang lancar, akan mengatasi tekanan darah yang semula tinggi dan kembali normal. Untuk mengobati darah tinggi, daun cincau baik dikonsumsi 3x seminggu.

Baca Juga  Berbagai manfaat dari Buah Tomat

resep_berbuka_cincau_hijau_grass_jelly
6. Obat Keracunan Akibat Seafood

Manfaat makanan laut memang sangat baik untuk tubuh, namun makanan seperti udang dan cumi dapat menimbulkan keracunan. Senyawa antioksidan di daun cincau dapat membantu orang yang mengalami keracunan seafood. Cara menggunakan daun cincau sebagai obat keracunan, remas 5-10 lembar daun cincau hingga air yang dihasilkan berwarna hijau. Kemudian minum ramuan ini dengan menggunakan gula jawa.

7. Obat Sakit Tipes

Senyawa tokoferol, mineral fosfor dan antioksidan dari daun cincau dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh bagi yang menderita penyakit tipes. Konsumsi rebusan daun cincau ini, sebanyak 3 kali sehari.

8. Mengatasi Permasalahan Otot

Senyawa dimetil kurin-1 dimetoidida dari daun cincau membantu mengatasi permasalahan otot seperti otot kaku, pegal dan nyeri. Serta membantu proses peregangan otot saat dioleskan sebagai salep atau diminum dalam bentuk rebusan.

9. Efektif Untuk Kanker

Manfaat daun cincau memiliki senyawa isokandrodendrin dan S-S tetandrin yang berfungsi untuk mematikan sel tumor yang akan menjadi sel kanker. Selain itu, kedua senyawa tersebut dapat meningkatkan sistem imun dalam tubuh kita ketika kita dikonsumsi, setelah mengolahnya terlebih dahulu menjadi rebusan atau agar-agar.

10. Mematikan Sel Tumor

Senyawa isokandrodendrin akan mematikan sel tumor yang menyerang organ tertentu seperti ginjal, lambung, dan hati. Daun cincau dapat dikonsumsi dalam bentuk agar, air rebusan, atau serbuk sebanyak 3x sehari sebagai obat anti tumor.

11. Mengatasi Diare

Senyawa alkaloid pada daun cincau mengandung manfaat vitamin C dan manfaat vitamin B yang dapat mengatasi diare setelah dikonsumsi secara teratur sebanyak 3 kali sehari. Senyawa alkaloid akan membantu membunuh kuman penyakit yang terdapat dalam makanan dan meningkatkan penyerapan sari makanan di dalam tubuh.

Baca Juga  Resep Gerem Asem Khas Banten, Nikmatnya Nendang

12. Pencegah Osteoporosis

Kandungan mineral magnesium, kalsium dan fosfor yang cukup tinggi dalam daun cincau bermanfaat untuk regenerasi sel-sel tulang yang sudah keropos. Kandungan yang bermanfaat ini, untuk memberi nutrisi tulang dalam pembentukan sel-sel darah yang rusak. Dengan demikian kesehatan tulang meskipun mencapai usia tua dapat lebih terjaga.

Nilai Kualitas Konten

TINGGALKAN PESAN

Masukan Komentarmu!
Masukan Namamu disini