Sejutakabar.com – Tepat hari ini tanggal 24 Mei, ada beberapa peristiwa sejarah di dunia yang terekam oleh para ahli sejarah. Mulai dari penemuan teknologi dan peluncuran film semuanya masuk dalam peristiwa yang bersejarah. Peristiwa apa sajakah itu?

Sejarah Dunia Tanggal 24 Mei

1844

Telegram listrik pertama dikirimkan Samuel F. B. Morse dari Baltimore, Maryland ke Washington, D.C., Amerika Serikat.

Samuel Finley Breese Morse, atau dikenal dengan nama Samuel Morse, merupakan seorang pelukis serta penemu yang berasal dari Amerika Serikat ( AS). Dia dikenal setelah mengembangkan sebuah sistem telegraf elektronik tunggal berdasarkan telegraf Eropa serta salah satu yang menemukan Kode Morse.

1943

Josef Mengele mulai bertugas sebagai dokter di kamp konsentrasi Auschwitz, tempat ia kemudian melakukan berbagai eksperimen yang memakan korban banyak tawanan kamp.

Josef Mengele (16 Maret 1911 – 7 Februari 1979), adalah seorang perwira SS Jerman dan seorang dokter di kamp konsentrasi Auschwitz milik Nazi. Ia melakukan percobaan medis yang amat mengerikan kepada para tawanan di dalam kamp. Mengele dikenal sebagai Malaikat Kematian. Setelah berakhirnya Perang Dunia II, ia pertama kali bersembunyi di Jerman, lalu lari dan tinggal di Amerika Selatan hingga mati tenggelam saat berenang di Brasil karena stroke.

1989

Kejuaraan bulu tangkis internasional untuk nomor beregu campuran Piala Sudirman yang pertama mulai digelar di Jakarta, Indonesia.

Piala Sudirman yang pertama digelar di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta pada 24-29 Mei 1989. Pada kejuaraan tersebut, Indonesia berhasil tampil sebagai juara dengan mengalahkan Korea Selatan dengan nilai 3-2. Itulah satu-satunya gelar Piala Sudirman yang pernah diraih Indonesia.

1993

Eritrea merdeka dari Ethiopia.

Perang Kemerdekaan Eritrea (1 September 1961 – 29 Mei 1991) adalah konflik yang terjadi antara pemerintah Ethiopia dengan gerakan separatis Eritrea, keduanya terjadi sebelum dan selama Perang Saudara Ethiopia.

Baca Juga  Peristiwa Bersejarah Tanggal 23  Mei

Perang ini berlangsung selama 30 tahun hingga 1991 ketika Front Pembebasan Rakyat Eritrea mengalahkan tentara Ethiopia di Eritrea dan menguasainya. Pada April 1993 dalam referendum yang didukung Ethiopia, penduduk Eritrea memilih merdeka. Pengakuan kemerdekaan Eritrea diikuti pada tahun yang sama.

2006

An Inconvenient Truth, film dokumenter tentang perubahan iklim yang diakibatkan pemanasan global, dirilis untuk umum di Amerika Serikat.

Film ini pertama kali ditayangkan pada Festival Film Sundance 2006 dan setelah itu ditayangkan untuk umum pertama kali di New York dan Los Angeles pada 24 Mei 2006. Film ini menjadi 3 terbesar dalam sejarah untuk kategori pendapatan penghasilan kotor di Amerika Serikat sampai saat ini.

Distributor Film, Paramount Classics, menyumbangkan 5% dari penghasilan bonus box office mereka dan Al Gore sendiri menyumbangkan semua bonus yang didapatnya dari film ini kepada The Alliance for Climate Protection (di mana ia menjadi pendiri dan ketuanya).

Film ini dirilis dalam bentuk DVD oleh Paramount Home Entertainment pada 21 November 2006. Film ini secara umum diterima dan disambut baik oleh para kritikus film, ilmuwan dan politikus, bahkan telah menjadi bahan wajib untuk ditonton di seluruh sekolah di seluruh penjuru dunia, di antaranya Norwegia dan Swedia.

Di lain pihak, para penentang konsep pemanasan global mengatakan bahwa penilitian pemanasan global dalam film ini terlalu heboh dan dibesar-besarkan.

Nilai Kualitas Konten

TINGGALKAN PESAN

Masukan Komentarmu!
Masukan Namamu disini